25 C
Mataram
Kamis, April 15, 2021
Indonesia
1,583,182
Total Kasus
Updated on 15/04/2021 00:10
Beranda NTB Serahkan Rancangan KUA-PPAS, Wagub NTB : Ini Untuk NTB Gemilang

Serahkan Rancangan KUA-PPAS, Wagub NTB : Ini Untuk NTB Gemilang

MATARAM, PELITANEWS – Berdasarkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Tahun Anggaran 2021, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan prioritas pembangunan Tahun 2021, yang mencakup tiga komponen penting.

Tiga komponen tersebut antara lain, Pendapatan Daerah, belanja Daerah dan pembiayaan Daerah. Selain menargetkan pada tiga komponen tersebut, Pemerintah NTB juga menargetkan kepada enam arah kebijakan yang dapat meningkatkan nilai tambah yaitu pertanian, agribisnis, industri, pariwisata, investasi, serta penguatan sistem kesehatan daerah.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Dr. Sitti Rohmi Djalilah menjelaskan, pendapatan Daerah tahun 2021 direncanakan sebesar Rp 5,473 triliun lebih dengan rincian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp. 1.954.341.221.233, Pendapatan transfer sebesar Rp. 3.464.809.730.250, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 54.780.903.944.
“Dalam rancangan itu, kami berharap dukungan semua pihak untuk mewujudkan arah pembangunan NTB yang gemilang,” harap Wagub usai menyerahkan dokumen KUA-PPAS Tahun anggaran 2021 yang diparipurnakan pada sidang dewan di kantor DPRD NTB, Senin (16/11/20).

Ummi Rohmi sapaan akrabnya, melanjutkan, sedangkan target pada komponen Belanja Daerah tahun anggaran 2021 yang direncanakan sebesar Rp 5,528 triliun lebih, termasuk di dalamnya belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga dan belanja transfer. Kemudian target terakhir adalah komponen Pembiayaan Daerah tahun anggaran 2021 yang meliput, penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp 65 miliyar dan pengeluaraan pembiayaan direncanakan Rp 10 miliyar.

Selain target itu, kata Ummi Rohmi, rancangan pembangunan dalam dokumen KUA-PPAS tahun 2021 tersebut, juga diarahkan pada nilai tambah pertanian, agribisnis, industri pariwisata, investasi serta penguatan sistem kesehatan daerah dengan target sebagai berikut:

(a) Pertumbuhan ekonomi tanpa tambang dan non migas berkisar antara 2,75 persen sampai dengan 3,30 persen
(b) tingkat Inflansi berkisar antara 03 persen sampai dengan 04 persen
(c) tingkat kemiskinan berkisar sebesar 12,98 persen,
(d) Indeks Gini ratio sebesar 0,353 persen,
(e) Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 69,20 poin dan
(f) tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,3 persen.

“Semoga kontribusi kita bagi kemajuan daerah tercinta ini, tercatat sebagai nilai ibadah di Sisi Allah SWT,” ungkap Ummi Rohmi.
Turut hadir mendampingi Wagub dalam sidang paripurna tersebut Sekda Provinsi NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si, serta beberapa Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB. (hntb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Kepala BNPB RI : Penanganan Hutan Gundul di NTB Harus Berorientasi Kesejahteraan Masyarakat

MATARAM, PELITANEWS - Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Doni Monardo, penanganan bencana banjir akibat alih fungsi hutan di Provinsi NTB memerlukan...

Pemprov NTB Atur Penyelenggaraan Ibadah Ramadhan Dimasa Pandemi Covid-19

MATARAM, PELITANEWS - Menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 M, di tengah pandemi Covid 19, Pemerintah Provinsi NTB mengeluarkan Surat...

Bupati Dompu Akan Gelar Safari Ramadhan 1442 H

DOMPU, PELITANEWS – Bupati Dompu dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu akan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan ke semua Kecamatan di Kabupaten Dompu. Hal ini ditegaskan...

Pemda Dompu Jamin Pelayanan Publik Dibulan Ramadhan Berjalan Lancar

DOMPU, PELITANEWS - Dalam rangka menjamin pelayanan publik selama bulan ramadhan tahun 2021 Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu mengeluarkan surat edaran, senin (12/4). Surat edaran...
error: Content is protected !!