24 C
Mataram
Senin, April 12, 2021
Indonesia
1,566,995
Total Kasus
Updated on 12/04/2021 03:33
Beranda NTB Dompu Seorang Ibu Rumah Tangga Meninggal Dunia Terseret Arus Sungai Manggemaci

Seorang Ibu Rumah Tangga Meninggal Dunia Terseret Arus Sungai Manggemaci

DOMPU, PELITANEWS – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Seha (53) yang diberitakan beberapa jam sebelumnya hilang (tenggelam) akibat terseret arus sungai mangge maci, berhasil ditemukan, berkat kerja cepat Tim SAR, Polsek Woja, BPBD, PMII Jumat, (04/12/20) sekira pukul 13.30 wita.

Peristiwa itu diketahui, berawal adanya seorang warga Siti Fatimah (50), sekira pukul 07.35 wita hendak buang hajat ke sungai, setibanya dipinggir sungai ia menemukan beberapa lembar pakaian, sabun dan sandal tak bertuan, setelah menengok kiri dan kanan ia tidak melihat siapapun, rasa curigapun menghampiri Siti Fatimah.

Atas hal itu, Siti Fatimah memberitahukan kepada warga sekitar sungai dan diketahui oleh warga bahwa yang sedang mandi dan mencuci pakaian sebelumnya di tempat itu adalah Seha, hal itupun diberitahukan ke pihak keluarga Seha dan Bhabinkamtias Simpasai Bripka Haerudin kemudian melaporkan Ke Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris.

Sekira pukul 07.40 wita, Kapolsek Woja berkoordinasi dengan Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tim SAR Kabupaten Dompu guna melakukan pencarian. Selanjutnya pukul 08.30 wita pencarian mulai dilakukan dengan menempatkan petugas dibeberapa titik, titik terakhir di sungai kolong jembatan Desa Wawonduru.

Pencarian sempat dihentikan, kemudian dilanjutkan usai pelaksanaan sholat Jum’at, sekira pukul 12.50 wita pencarian dilanjutkan dengan menyusuri aliran sungai, sekira pukul 13.30 wita, korban berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di aliran sungai perbatasan Kelurahan Kandai dua dengan Desa Wawonduru.

Selanjutnya mayat korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka Lingkungan Manggemaci, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Untuk diketahui, jarak antara Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan tempat ditemukan mayat kurang lebih 3 KM. Menurut keterangan keluarga bahwa korban memiliki riwayat sakit epilepsi (ayan) sejak kecil. Tadi malam saat hujan,korban juga mendadak pingsan dua kali di rumahnya dan ditolong warga setempat.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Banjir Sudah Menelan Biaya Rp.57 Milyar, Gubernur Ajak Masyarakat NTB Membangun Kesadaran Menjaga Kelestarian Hutan

MATARAM, PELITANEWS – Sejak banjir di Kota Bima tahun 2016 lalu BPNB Untuk Kota dan Kabupaen Bima telah mengeluarkan biaya tidak kurang 57 Milyar....

Pastikan Lingkungan Pasar Wajib Masker, Polsek Pujut Tak Henti Bagikan Masker

Lombok Tengah, PELITANEWS - Dalam rangka memastikan lingkungan pasar menjadi kawasan wajib masker, personel Polsek Pujut, Polres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat tidak...

Relawan Sahabat Odi Kolaborasi dengan Rumah Zakat serta RKP NTB bagi Paket Pendidikan, Dan Pendampingan Anak Korban Banjir Bima

BIMA, PELITANEWS - Kesatua Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) NTB , Rumah KAMMI Peduli NTB, Relawan Sahabat ODI, Rumah Zakat, Rumah KAMMI Peduli Sumbawa dan...

Jelang Hari Jadi ke 206, Pemda Dompu Gelar Dzikir dan Do’a Bersama

DOMPU, PELITANEWS - Pemerintah Daerah (Pemda) Dompu menjelang Hari Jadi Kabupaten Dompu yang ke 206 menggelar acara Doa dan Dzikir bersama di Musholah pendopo...
error: Content is protected !!