32 C
Mataram
Rabu, April 14, 2021
Indonesia
1,577,526
Total Kasus
Updated on 14/04/2021 14:17
Beranda NTB Sekarang NTB Memiliki Alat Tes Rapid Antigen Buatan Sendiri, Selain Sensitifitas dan...

Sekarang NTB Memiliki Alat Tes Rapid Antigen Buatan Sendiri, Selain Sensitifitas dan Spesifitasnya Lebih Baik, Juga Lebih Murah dan Hasil Tesnya Lebih Cepat

MATARAM, PELITANEWS – Provinsi NTB kini memiliki alat tes rapid antigen buatan sendiri, yang diciptakan oleh Universitas Mataram (Unram) bekerjasama dengan Laboratorium Hepatika Mataram.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc mengapresiasi terobosan inovatif tersebut. Ia mengaku telah memberikan tantangan kepada Laboratorium Hepatika Mataram untuk membuat alat yang memudahkan dalam melakukan swab antigen.

“Hari ini Laboratorium Hepatika Mataram, diam-diam sudah menjawab tantangan tersebut,” tutur Bang Zul.

Kesulitan melakukan tracing (penelusuran) untuk menangani dan mengendalikan Covid-19 di NTB membuat Gubernur berharap ada alat yang lebih murah dan berkualitas bagus bisa mempercepat daerah dalam melakukan tracing. Ia juga menyampaikan harapan agar alat ini tidak hanya membawa manfaat bagi NTB, tapi juga bagi bangsa Indonesia.

“Mudah-mudahan di masa yang akan datang pengendalian virus corona ditempat kita jadi lebih baik,” ujarnya.

Diketahui, rapid test antigen yang diciptakan oleh Laboratorium Hepatika Mataram dan Unram ini diberi nama Entram yang merupakan singkatan dari NTB-Unram.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unram menyampaikan ucapan selamat kepada tim Laboratorium Hepatika NTB dan Unram, karena telah melakukan riset dan inovasi hingga bisa melahirkan Entram.

Prof. Husni mengatakan, riset dan inovasi merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang mendorong Perguruan Tinggi, lebih-lebih dimasa pandemi Covid-19 saat ini agar melahirkan solusi untuk mengatasi penyebaran corona. Riset dan inovasi itu, khususnya dalam peralatan dan produk-produk kesehatan. Sehingga tidak bergantung pada produk-produk impor.

“Karena itu saya mendukung kerja sama antara Unram dan Laboratorium Hepatika Mataram menghasilkan produk antigen ini,” ungkapnya.

Hal itu disampaikan oleh Rektor Unram Prof. Dr. H. Lalu Husni, SH., M.Hum dalam acara jumpa pers Peluncuran Rapid Test Antigen dikantor Gubernur NTB, Kamis (25/2) siang.

Sementara itu, Prof. Dr. dr. Mulyanto selaku pimpinan Laboratorium Hepatika Mataram mengaku, ide pembuatan Entram ini berawal dari tantangan Gubernur NTB. Ia juga mengaku sebelum Entram, Laboratorium Hepatika telah membuat rapid antibody yang telah dievaluasi oleh UGM dan Unair.

“Sekarang membuat rapid test antigen kerja sama dengan Unram,” sebutnya.

Mantan Rektor Unram ke-6 yang kerap disapa Prof. Mul itu menjelaskan, Unram melakukan evaluasi dengan membandingkan pemeriksaan virus menggunakan PCR dan pemeriksaan menggunakan Entram. Tak lupa pula dibandingkan dengan produk antigen yang sudah beredar.

“Hasilnya sangat memuaskan. Sensitifitas dan spesifitasnya lebih baik dari salah satu rapid test yang sudah beredar di pasaran,” ungkapnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan Entram lebih murah dan mengeluarkan hasil tes lebih cepat daripada produk rapid test antigen impor yang beredar sekarang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Pemda Dompu Jamin Pelayanan Publik Dibulan Ramadhan Berjalan Lancar

DOMPU, PELITANEWS - Dalam rangka menjamin pelayanan publik selama bulan ramadhan tahun 2021 Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu mengeluarkan surat edaran, senin (12/4). Surat edaran...

Pasar Ramadhan Esot Resmi Dibuka

LOMBOK TENGAH, PELITANEWS - Pasar Ramadhan Esot 2021 yang diselenggarakan oleh Remaja Masjid Nurul Yaqin Esot, Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah secara resmi...

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1442 H/2021

DOMPU, PELITANEWS - Umat Muslim mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan perdana hari ini, Selasa (13/4). Penting untuk memperhatikan jadwal imsak dan Subuh agar puasa...

Hari Jadi Dompu Ke 206, Bupati : Mari Menghargai Jasa Sesepuh Daerah

DOMPU, PELITANEWS - Bumi Nggahi Rawi Pahu berusia 206 tahun, Minggu (11/04/2021) Pemda Dompu di Lapangan Beringin, melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati hari...
error: Content is protected !!