24 C
Mataram
Senin, April 12, 2021
Indonesia
1,566,995
Total Kasus
Updated on 12/04/2021 04:34
Beranda Nasional Sambut Event Bertaraf Internasional, Gubernur NTB Silaturrahim ke FKUB Bali

Sambut Event Bertaraf Internasional, Gubernur NTB Silaturrahim ke FKUB Bali

DENPASAR, PELITANEWS – Gubernur NTB, Dr. H.Zulkieflimansyah bersama istri, Hj. Niken Saptarini Widyawati didampingi sejumlah pejabat terkait mengadakan rangkaian kunjungan kerja silaturrahmi dengan FKUB dan Pemerintah Provinsi Bali, Sabtu (19/12-2020). Tiba di bandara udara international Ngurah Rai Bali, sekitar pukul 12.30 Wita, Gubernur yang akrab disapa Dr.Zul bersama rombongan langsung menuju Puri Agung Denbecingah Klungkung Bali disambut Ketua Majelis Utama Desa Pakraman Provinsi Bali, yang juga ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Indonesia, Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet bersama Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali.

Puri Denbencingah menurut Pendiri Yayasan Waturenggong (Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, red) merupakan bagian dari pewaris Kerajaan puri Agung Dalem Gelgel Klungkung Bali yang secara historis menjadi tonggak perwujudan kerukunan ummat beragama di bali.

Ditempat itu, Gubernur Dr.Zul mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Majelis Utama Desa Adat Pekraman dan seluruh Pemimpin Agama-Agama Besar yang ada di Bali, karena telah menyambutnya dengan penuh kehangatan dan semangat persaudaraan yang luar biasa.

Bang Zul menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus tertarik untuk belajar dan mereflikasi kondisi kerukunan, persaudaraan dan semangat kekeluargaan antar masyarakat dan ummat beragama yang terjalin harmonis dan sejuk.
Ia menegaskan tahun 2021 mendatang, di NTB akan menjadi tuan rumah banyak event bertaraf internasional.

“Kalau tidak aral melintang, tahun depan di NTB akan ada banyak event internasional. Pada bulan oktober, ada event MotoGP, yang penontonnya saja di perkirakan akan ada 160-200 ribu orang,” ungkap Dr.Zul.

Kalau ini tidak disiapkan dan dikelola dengan baik, mulai dari SDM, infrastruktur hingga pelibatan seluruh unsur, kata Gubernur Dr. Zul maka bisa menimbulkan “conflick intention”, imbuhnya.
Karena itu, pihaknya ingin belajar banyak dari FKUB bali, bagaimana mengharmoniskan, mendinamiskan, dalam pelibatan semua unsur yang ada sehingga kerukunan tetap terjaga dengan baik. “Terlebih FKUB Bali memiliki banyak pengalaman terkait hal ini”, pungkasnya.

Menanggapi harapan Gubernur Dr Zul tersebut, Ida Penglingsir yang juga Ketua Asosiasi FKUB Indonesia itu mengaku sering mengikuti kegiatan dan menyimak pidato Gubernur NTB baik secara langsung maupun menyimak melalui Media.

Pendiri Yayasan Waturenggong ini memuji Dr. Zul sebagai sosok pakar dan Gubernur yang sederhana atau low profile, namun memiliki ilmu dan pandangan filsafat yang sangat luas dan dalam.

Ia juga mengaku bangga kemajuan NTB dibawah pemerintahan Dr.Zul dan Umi Rohmi mengalami kamajuan yang sangat cepat. Bahkan dengan kemajuan NTB saat ini tentu tidak sedikit pihak atau daerah yang merasa disalip oleh NTB, tegasnya.

Terkait dengan resep kerukunan beragama di Bali, Ketua FKUB Bali menjelaskan bahwa dari sisi keanggotaan FKUB di Bali sedikit berbeda dengan FKUB yang ada di Provinsi lainnya. Jika FKUB di Provinsi lainnya, beranggotakan dari semua majelis agama yang ada, maka di Bali, keanggotaan FKUB terdiri dari semua Majelis Agama yang ada, ditambah Majelis Adat Desa Pekraman.

Di bali, kata Ketua Asosiasi FKUB Indonesia itu, terdapat lebih dari 1963 lembaga desa adat pekraman, yang menaungi dan membina unsur-unsur desa ada, antara lain : pecalang, pemuda, pelestarian dan pengembangan budaya dan kearifan lokal dan unsur lainnya. Unsur unsur tersebut selalu dilibatkan untuk ikut mensukseskan event-event international yang berlangsung di Bali.

Jadi, FKUB memiliki perang penting dalam mewujudkan kesuksesan pembangunan dan keharmonisan masyarakat, tanpa melihat religi atau latarbelakang agamanya.

Konsep kearifan lokal yang dijadikan landasan, kata Ida Penglingsir adalah Konsep MENYAMABRAYA, yakni memandang semua umat agama atau masyarakat sebagai saudara atau keluarga yang harus dihargai, dilindungi dan dilibatkan dalam pembangunan dan sosial kemasyarakatan tanpa melihat latar belakang agamanya.

Ia menegaskan prinsip hidup bersama sebagai anugerah. Sehingga merawat kerukunan adalah keniscayaan. Oleh karena itu, semua hal dan ungkapan yang baik tentang kerukunan, harus terus menerus digaungkan, dibicarakan dan dibudayakan secara masif ditengah kehidupan masyarakat, tutupnya.

Turut mendampingi kunjungan silaturahmi tersebut, Kadis Kominfotik NTB, GP.Aryadi, Kadis Perhubungan, Drs. H.L Windia, Kafispar, H.L Faosal, Kapala BPBD, GB.Sugiarta, Karo Kerjasama, H.Zaenal Abidin dan Kabag Protokol, Hedra bersama Tim.

Usai silaturahmi dengan FKUB Bali, pada malam harinya Gubernur Dr.Zul dijadealkan mengadakan pertemuan dg Gubernur Bali, Wayan Koster di Rumah Dinas Gedung Jaya Saba Denpasar-Bali. (hntb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Banjir Sudah Menelan Biaya Rp.57 Milyar, Gubernur Ajak Masyarakat NTB Membangun Kesadaran Menjaga Kelestarian Hutan

MATARAM, PELITANEWS – Sejak banjir di Kota Bima tahun 2016 lalu BPNB Untuk Kota dan Kabupaen Bima telah mengeluarkan biaya tidak kurang 57 Milyar....

Pastikan Lingkungan Pasar Wajib Masker, Polsek Pujut Tak Henti Bagikan Masker

Lombok Tengah, PELITANEWS - Dalam rangka memastikan lingkungan pasar menjadi kawasan wajib masker, personel Polsek Pujut, Polres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat tidak...

Relawan Sahabat Odi Kolaborasi dengan Rumah Zakat serta RKP NTB bagi Paket Pendidikan, Dan Pendampingan Anak Korban Banjir Bima

BIMA, PELITANEWS - Kesatua Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) NTB , Rumah KAMMI Peduli NTB, Relawan Sahabat ODI, Rumah Zakat, Rumah KAMMI Peduli Sumbawa dan...

Jelang Hari Jadi ke 206, Pemda Dompu Gelar Dzikir dan Do’a Bersama

DOMPU, PELITANEWS - Pemerintah Daerah (Pemda) Dompu menjelang Hari Jadi Kabupaten Dompu yang ke 206 menggelar acara Doa dan Dzikir bersama di Musholah pendopo...
error: Content is protected !!