25 C
Mataram
Minggu, April 11, 2021
Indonesia
1,562,868
Total Kasus
Updated on 11/04/2021 08:03
Beranda NTB Bima Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Akibat Banjir Bima, Bantuan Logistik Rp 1,2...

Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Akibat Banjir Bima, Bantuan Logistik Rp 1,2 Miliar Disalurkan

BIMA,PELITANEWS – Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (BPBD NTB) menunjukkan, banjir yang terjadi di Kabupaten Bima, Jumat (2/4/2021), menyebabkan dua orang meninggal dunia atas nama Abdul Hamid (67), petani asal Desa Sie, Kecamatan Monta, RT 14. Kemudian Abakar (50), petani asal Desa Leu Kecamatan Bolo.

Selain itu, 28.208 jiwa terdampak banjir setelah wilayah Bima dilanda hujan lebat.

Banjir juga merusak 5.355 rumah warga. Terdiri dari rumah rusak berat 383 unit, rusak sedang 2.199 unit, dan rusak ringan 2.773 unit.

Serta merusak 49 fasilitas pendidikan, 29 fasilitas kesehatan, 25 fasilitas peribadatan, dan 4 jembatan terputus.

Di samping itu banjir juga merusak 29 bangunan kantor dan 46 unit irigasi. Jaringan air bersih untuk 9.563 KK juga rusak akibat bajir tersebut.

Lahan pertanian dan perikanan tidak luput dari terjangan banjir. Total 441,5 hektare sawah terdampak, 1.112,5 hektare laha perikanan, dan 8.240 ekor ternak.

Berdasarkan rilis yang disampaikan oleh Dinas Sosial NTB Bantuan logistik darurat senilai Rp 1,2 miliar berasal dari Kementrian Sosial RI dan Dinas Sosial NTB segera disalurkan untuk korban banjir di Kabupaten Bima.

Bantuan logistik tersebut berupa makanan, seperti makanan siap saji dan makanan anak.

Perlengkapan keluarga berupa kids ware, food ware, dan peralatan dapur keluarga.

Kemudian peralatan evakuasi, seperti matras merah, tenda gulung, dan kasur.

Peralatan sandang berupa selimut Juga bantuan berupa cadangan beras pemerintah. Ada juga bantuan berupa peralatan evakuasi.

Penyaluran bantuan logistik ini dilakukan dalam tiga tahap. Baik pengiriman dari gudang Provinsi NTB maupun pusat.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Ahsanul Khalik menjelaskan, bantuan-bantuan terus disalurkan kepada warga.

Menurutnya dengan bantuan logistik dari dinas dan kementerian sosial, Khalik merasa pemenuhan kebutuhan korban sudah cukup sementara ini, pihaknya merasa tinggal bantuan untuk pembersihan rumah terdampak banjir.

“Tinggal pembersihan rumah sudah mulai, sama isi-isi rumah yang basah dijemur,” katanya.

Menurut Khalik bantuan yang diperlukan saat ini berupa penyemprotan agar jentik-jentik nyamuk tidak berkembang dan menyebabkan penyakit.

Meski banjir menerjang 8 kecamatan dan 48 desa di Kabupaten Bima, namun Khalik memastikan tidak ada warga mengungsi di lokasi khusus.

”Warga memilih mengungsi ke rumah keluarga yang rumahnya aman,” katanya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Jelang Hari Jadi ke 206, Pemda Dompu Gelar Dzikir dan Do’a Bersama

DOMPU, PELITANEWS - Pemerintah Daerah (Pemda) Dompu menjelang Hari Jadi Kabupaten Dompu yang ke 206 menggelar acara Doa dan Dzikir bersama di Musholah pendopo...

Dompu Kirim 6 Pemain Muda Ke Seleksi Timnas Indonesia

DOMPU, PELITANEWS - Dompu mengirim enam pemain untuk mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia yang akan berlangsung di lapangan Yoga Parkanthi, Jimbaran, Bali, Jum’at (9/4). Enam...

Reses Tahap 1 Tahun 2021, Wakil Ketua DPRD Kunjungi Desa Basis

DOMPU, PELITANEWS – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu Muhammad Amin,S.Pd melaksanakan Reses Tahap I tahun 2021 di Desa Bara Kecamatan...

Reses I Tahun 2021, Iskandar PKS Bertekad Wujudkan Harapan Masyarakat

DOMPU, PELITANEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Dapil I Kecamatan Dompu, Pajo, dan Hu’u dari Partai Keadilan...
error: Content is protected !!