24 C
Mataram
Senin, April 12, 2021
Indonesia
1,566,995
Total Kasus
Updated on 12/04/2021 03:33
Beranda Opini Pilkada Ajang Kontestasi Ide

Pilkada Ajang Kontestasi Ide

Oleh :
Nazmul Watan
Mahasiswa Universitas Utara Malaysia

Banyak elit aktivis dan politisi senior bahkan dari kalangan intelektual yang saya kenal telah memilih dan memutuskan untuk mendukung dan memenangkan salah satu calon bupati di Kab.Dompu, pun mereka tergabung dalam tim konseptornya. Artinya, Pilkada kita adalah ajang adu gagasan dan pikiran.
Dari mereka, diharapkan lahir konsep-konsep bermutu untuk pembangunan daerah yang lebih baik. Seharusnya Konsep-konsep ini yang muncul di publik.

Tulisan ini adalah bentuk kekhawatiran saya terhadap beberapa akun pendukung salah calon yang berseliweran di laman Facebook saya akhir-akhir ini, mereka saling mencaci dan saling menghujat, dan tidak sedikit dari mereka menyentuh hingga ke ranah personal dan privasi. Bagi saya ini tindakan sangat tidak terpuji. Alih-alih ingin mendapat bandrol suara yang banyak, tapi malah sebaliknya. Publik justru tidak menaruh simpati sama sekali terhadap calon. Bahkan ada beberapa aleg yang notabene adalah pejabat publik juga berlaku demikian.

Sekarang، Publik sudah mulai cerdas memilah dan memilih calon mana yang terbaik.

Masyarakat harus dididik dengan politik yang santun dan bermartabat, bukan malah sebaliknya. Karena kalo tidak, politik tetap akan dipandang sebagai barang kotor oleh kebanyakan masyarakat. Padahal harga bawang, harga jagung, harga cabe hasil dari kebijakan politik.

Undang-undang Dasar 1945 Pasal 22E ayat 1, “Pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali”. Seharusnya ini yang harus dikawal oleh semuanya. Edukasi hingga ke pelosok-pelosok. Money Politik salah satu praktik yang mencoreng demokrasi hingga kini telah mendarah daging.

Kalaupun punya niat baik untuk daerah, yuk bareng-bareng jadi relawan kebaikan untuk demokrasi kita. Pesta Demokrasi ini hanya 5 tahun sekali, so kita gunakan sebaik-baiknya. Kita sepakat tolak politk uang, tolak Hoax, tolak segala perilaku tidak terpuji yg menguntungkan salah satu calon.

Kontestasi pilkada ini adalah kontestasi Ide. Yang di jual ke publik adalah pengalaman, program dan juga hal-hal bermutu untuk kepentingan daerah.

Jika masih ada yang berperilaku tidak terpuji, yuuuk bareng-bareng kita tinggalkan. Ini Demi anak cucu kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Banjir Sudah Menelan Biaya Rp.57 Milyar, Gubernur Ajak Masyarakat NTB Membangun Kesadaran Menjaga Kelestarian Hutan

MATARAM, PELITANEWS – Sejak banjir di Kota Bima tahun 2016 lalu BPNB Untuk Kota dan Kabupaen Bima telah mengeluarkan biaya tidak kurang 57 Milyar....

Pastikan Lingkungan Pasar Wajib Masker, Polsek Pujut Tak Henti Bagikan Masker

Lombok Tengah, PELITANEWS - Dalam rangka memastikan lingkungan pasar menjadi kawasan wajib masker, personel Polsek Pujut, Polres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat tidak...

Relawan Sahabat Odi Kolaborasi dengan Rumah Zakat serta RKP NTB bagi Paket Pendidikan, Dan Pendampingan Anak Korban Banjir Bima

BIMA, PELITANEWS - Kesatua Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) NTB , Rumah KAMMI Peduli NTB, Relawan Sahabat ODI, Rumah Zakat, Rumah KAMMI Peduli Sumbawa dan...

Jelang Hari Jadi ke 206, Pemda Dompu Gelar Dzikir dan Do’a Bersama

DOMPU, PELITANEWS - Pemerintah Daerah (Pemda) Dompu menjelang Hari Jadi Kabupaten Dompu yang ke 206 menggelar acara Doa dan Dzikir bersama di Musholah pendopo...
error: Content is protected !!