25 C
Mataram
Minggu, April 11, 2021
Indonesia
1,562,868
Total Kasus
Updated on 11/04/2021 08:03
Beranda Opini Pergantian Kepemimpinan PKS, Bersih dan Tanpa Gejolak (Catatan Akhir Tahun)

Pergantian Kepemimpinan PKS, Bersih dan Tanpa Gejolak (Catatan Akhir Tahun)

Pergantian Kepemimpinan PKS, Bersih dan Tanpa Gejolak (Catatan Akhir Tahun)
Oleh :
Noval Palandi, SP

Setiap tanggal 31 Desember semua kita pasti mikir berat. Selain merefleksikan perjalanan tahun 2020, juga mikir berat tentang hal-hal besar apa yang ingin diraih di tahun berikutnya, tahun 2021.

Saya terus terang masih belum bisa move on dengan pelaksanaan Muswil Serentak di 34 propinsi dan Musda Serentak di 514 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Yang Luar biasa tidak hanya Muswil dan Musda yang digelar masing-masing setengah hari, tetapi juga yang lebih luar biasa adalah berjalan lancar dan tanpa gejolak.

Mungkin banyak yang bertanya, masa iya momentum pergantian kepemimpinan di partai politik yang identik dengan petebutan jabatan, penuh intrik, saling sikut, meskipun antar teman. Ada juga yang menjadi ajang kursi melayang.

Jika perhelatan ini diperluas sebagai kontestasi politik internal partai ungkapan-ungkapan seperti Soe Hok Gie atau juga WS.Rendra semakin menggambarkan wajah kelam politik seperti pandangan miring masyarakat kebanyakan.

Soe Hok Gie mengatakan Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Rendra juga menyebut berpolitik merupakan cara untuk merampok dunia.

PKS menghadirkan wajah politik justru lebih damai dan indah pada pelaksanaan Muswil dan Musda yang praktis selesai di semua wilayah dan daerah dalam waktu tidak lebih dari 5 jam, 3 jam untuk mendengarkan pembacaan SK pengurus baru, dan 2 jam untuk pembahasan amanah Muswil/Musda serta rencana strategis.

Muchlisin BK, bersamadakwah.com menulis maka melihat Muswil dan Musda PKS, rasanya seperti menemukan oase di tengah sahara. Menemukan harapan di tengah rasa frustasi dan gejala putus asa. Ternyata masih ada orang-orang yang memandang kepemimpinan bukanlah kehormatan yang harus diperebutkan. Namun, ia adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Ternyata masih ada orang-orang yang tak kuasa menahan air mata saat namanya disebut menjadi Ketua. Terbayang betapa berat pertangungjawabannya. Masih ada istri-istri yang menangis saat tahu suaminya diamanahi menjadi pemimpin di daerahnya. Sebaliknya, ada orang-orang yang bernafas lega karena amanah telah diangkat dari pundaknya. Ada istri-istri yang bersyukur, suaminya akan lebih banyak waktu untuk keluarga. Padahal belum tentu. Karena bisa jadi amanah yang tak kalah berat sudah menunggu.

Muchlisin BK, bersamadakwah.com sungguh menggambarkan situasi disaat momentum pergiliran amanah di PKS begitu mengharu biru.

Saya Sekretaris periode 2015-2020. Suasana bathin saya sehari sebelum Musda, tenang, lebih enteng dari biasanya, suatu kewajaran menurut saya dimana sehari lagi beban ini akan berakhir, dan beralih kepada pundak yang lebih kuat dan layak.

Teman-teman yang telah masuk kriteria layak menjadi ketua, memperlihatkan pemandangan yang indah pula. Saling nunjuk bukan klaim diri.

Suasana itu berlanjut hingga pukul 22.00 wita. Sekali lagi tidak ada riak apapun, apalagi manuver para calon ketua.

Tepat pukul 23.15 wita, tiba-tiba pesan whatsapp masuk ke handphone saya. Ternyata pesan yang menerangkan bahwa saya salah satu dari 8 nama anggota DPD PKS Dompu periode 2020-2025.

Yang menarik adalah saya dan 7 nama lain yang dihubungi belum diberi tahu akan diamanahkan pada posisi apa. Dan keesokan harinya, pada saat pelaksanaan Musda, diumumkan 8 nama beserta amanahnya masing-masing.

Semua tertunduk, diberi amanah yang seberat ini. Semua mata kami berkaca, amanah itu kalau tidak menghadirkan keberkahan, nanti akan menghinakan kami di akhirat kelak.

Tetapi semua bukan tangisan ratapan, tetapi tangisan kesadaran, karena sejak itu juga tugas-tugas telah menunggu untuk dituntaskan. Kader PKS tidak punya titik balik, ketika amanah telah dipundak maka amanah harus dituntaskan.

Momentum ini membuka mata kita semua bahwa perjuangan tidak hanya menjamin kesamaan visi, tetapi membutuhkan kendaraan yang nyaman.

Pada perjalanan yang cukup panjang, apalagi potret carut marut bangsa kita hari ini, biarlah waktu kita terkuras untuk ide-ide besar, tidak lagi tercampur dengan pergulatan kepentingan. Maka saya sering ucap ini pada sahabat-sahabat saya, jika anda ingin berjuang dijalur politik maka kendaraan yang nyaman bagi idealismemu dan membuatmu bertahan dengan kebaikan hanyalah jika anda berjuang bersama Partai Keadilan Sejahtera.

Kedepan kita akan senantiasa bisa bergandengan tangan dalam perubahan dan perbaikan disemua aspek, momentum pergiliran kepemimpinan PKS 27 dan 28 Desember kemarin menegaskan bahwa PKS hadir untuk melayani rakyat.

Cita-cita PKS dan kita sebagai lakonnya menjadi bukti kesungguhan kita.

Terakhir cukuplah ungkapan HAMKA ini memghidupkan kembali harapan-harapan kita yang sudah mulai lesu.

“Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Yang takut gagal, kerana yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, kerana dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua”.

Sekian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Jelang Hari Jadi ke 206, Pemda Dompu Gelar Dzikir dan Do’a Bersama

DOMPU, PELITANEWS - Pemerintah Daerah (Pemda) Dompu menjelang Hari Jadi Kabupaten Dompu yang ke 206 menggelar acara Doa dan Dzikir bersama di Musholah pendopo...

Dompu Kirim 6 Pemain Muda Ke Seleksi Timnas Indonesia

DOMPU, PELITANEWS - Dompu mengirim enam pemain untuk mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia yang akan berlangsung di lapangan Yoga Parkanthi, Jimbaran, Bali, Jum’at (9/4). Enam...

Reses Tahap 1 Tahun 2021, Wakil Ketua DPRD Kunjungi Desa Basis

DOMPU, PELITANEWS – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu Muhammad Amin,S.Pd melaksanakan Reses Tahap I tahun 2021 di Desa Bara Kecamatan...

Reses I Tahun 2021, Iskandar PKS Bertekad Wujudkan Harapan Masyarakat

DOMPU, PELITANEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Dapil I Kecamatan Dompu, Pajo, dan Hu’u dari Partai Keadilan...
error: Content is protected !!