25.8 C
Mataram
Sabtu, Mei 8, 2021
Indonesia
1,709,762
Total Kasus
Updated on 08/05/2021 22:06
Beranda NTB Perempuan Berdaya, Bangsa Berdaya

Perempuan Berdaya, Bangsa Berdaya

MATARAM, PELITANEWS – Wakil Gubernur, DR Hj Sitti Rohmi Djalillah mengatakan, ada empat hal penting agar perempuan dapat berdaya secara personal. Pertama, jika ia dapat mengatasi stigma negatif, kedua mengubah latar belakang budaya yang tak sesuai zaman, ketiga mampu mengembangkan cara berpikir (mindset) serta keempat memiliki prinsip agar perempuan menjadi berdaya untuk bangsa.

Hal itu dikatakannya saat perayaan Hari Kartini bersama pimpinan dan karyawati Badan Pengawas Pembangunan dan Keuangan (BPKP) RI perwakilan NTB di kantor BPKP, Rabu (21/04).

“Secara regulasi dan perkembangan modern, perempuan memang telah banyak diberikan ruang emansipasi. Tapi secara personal, perempuan kerap tak mampu bersaing karena empat hal tersebut masih menjadi hambatan mengembangkan potensi diri”, ujar Wagub.

Wagub menilai, dari sisi personal, bahkan perempuan modern masih terjebak jika harus memilih karir dan keluarga, budaya membedakan antara lelaki dan perempuan yang diturunkan dari orangtua atau kakek di masa lalu yang membuat cara berpikir tak berkembang dan gagal menentukan prinsip.
Wagub menegaskan meski regulasi dan aturan tentang kesetaraan gender demikian berkembang namun potensi perempuan baru mendapat pengakuan setelah mampu dibuktikannya sendiri. Berbeda dengan lelaki yang selalu mendapatkan kepercayaan dari sekitarnya. Stigma seperti ini memang tak dapat hilang karena kodrat perempuan sebagai ibu dan istri meski ia memiliki potensi sebagai pemimpin atau peran besar lainnya.

“Kalau bicara karir itu sebenarnya bukan pada posisi tapi kontribusi. Sehingga ketika ia berhasil mengelola kodratnya sebagai perempuan sambil mengembangkan potensinya yang lain maka pekerjaan sekecil apapun jika berkontribusi besar akan membawanya pada pembuktian berikutnya yang lebih besar”, tambah Wagub.

Kepala Perwakilan BPKP NTB, Dessy Adin mengatakan sejak dua tahun terakhir rekrutmen CPNS di BPKP se Indonesia kuotanya memang lebih banyak perempuan. BPKP NTB memiliki 38 persen karyawan perempuan dari 118 orang. Melalui program Library Cafe, BPKP NTB memiliki forum saling berbagi pengetahuan dan mendiskusikan masalah internal.

“Forum Library Cafe tempat membicarakan banyak hal mulai dari tata kelola pemerintahan sampai sharing session untuk berbagai permasalahan”, terang Dessy.

Merayakan Hari Kartini tahun ini, BPKP mengundang Wakil Gubernur yang juga perempuan agar mau berbagi informasi dan pengetahuan tentang perempuan dari sudut pandang dan pengalaman orang nomor dua NTB ini. Hal ini agar para karyawati memiliki motivasi dan inovasi dalam bekerja sebagai perempuan bagi keluarga maupun perempuan untuk daerah dan bangsa. (*)

 9 total views,  1 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Bupati Dompu Keluarkan Surat Edaran Panduan Idul Fitri 2021

DOMPU, PELITANEWS – Bupati Dompu Kader Jaelani mengeluarkan Surat Edaran (SE)  dengan Nomor 451.1.41/Kesra/2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi...

Pastikan Semua Disiplin Patuhi Prokes, Gubernur NTB Kunjungi Pos Pengamanan Lebaran

MATARAM, PELITANEWS - Memastikan NTB dalam keadaan aman, tidak ada kerumunan berlebih, kemacetan dan kriminalitas, Gubernur DR Zulkieflimansyah didampingi Forkopimda mengunjungi pos pengamanan Idul...

Bupati Terbitkan Surat Edaran Larangan Mercon dan Kembang Api, Polsek Kediri Antisipasi Perang Mercon

KEDIRI, PELITANEWS - Polsek Kediri Polres Lombok Barat Polda NTB, segera mengambil langkah antisipasi tradisi maleman ke 27 Ramadhan atau perayaan perang mercon. Kapolsek Kediri...

Cipta Harkamtibmas jelang Hari raya Idul Fitri 1442 H, Polsek Khayangan himbau warga akan tindak tegas balap liar

LOMBOK UTARA, PELITANEWS - Pawas bersama anggota jaga Polsek Khayangan Polres Lotara melaksanakan Patroli Lumpia Antisipasi balap liar dan cek objek vital antisipasi 3C...
error: Content is protected !!