26 C
Mataram
Rabu, April 14, 2021
Indonesia
1,577,526
Total Kasus
Updated on 14/04/2021 15:17
Beranda NTB NTB Masuk Tiga besar Tercepat Salurkan Bansos Beras Kemensos

NTB Masuk Tiga besar Tercepat Salurkan Bansos Beras Kemensos

MATARAM, PELITANEWS – Penyaluran Bantuan Sosial Beras Kememsos RI di Provinsi NTB masuk dalam daftar Tiga besar tercepat dari 34 Provinsi. Data tersebut terungkap pada kegiatan Rapat Evaluasi tahap II 2020 yang di gelar Udayana Mataram hari Rabu 5 November 2020.

Penyaluran bansos beras Kemensos untuk tiga bulan, yaitu Agustus sampai dengan Oktober 2020. Percepatan penyaluran beras untuk 339.588 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos, dilakukan pada bulan September untuk bulan Agustus dan September, sedangkan bulan Oktober disalurkan pada bulan Oktober.

Masing -masing Penerima manfaat menerima 15 kilogram beras jenis medium. Total yang diterima penerima manfaat sebanyak 45 kilogram untuk 3 bulan. Beras dengan jenis medium ini berasal dari Kemensos dan didistribusikan oleh PT. DNR sebagai Transporter. Sedangkan yang melakukan pendampingan di lapangan adalah SDM PKH, dibawah pemantauan dan Pengawasan langsung dari Dinas Sosial Provinsi/Kabupaten Kota.

“Pada evaluasi kedua ini, NTB masuk tiga besar Provinsi tercepat dalam pelaksanaannya,” Ungkap Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik S.Sos MH.

Meski demikian, Lanjut Khalik bahwa masih ada catatan-catatan, bahwa Pihak PT DNR sebagai Transporter pendistribusian masih lemah dalam mempersiapkan secara matang manajerial pendisrribusiannya, semisal kesiapan armada dan SDM. Karena beberapa kendala, lebih cenderung pada kelemahan kesiapan armada dan SDM pihak Transporter, sedangkan Pihak Bulog telah siap dengan stok dan kualitas berasnya.

Akibat kurang kesiapan pihak Transporter sambung Mantan Penjabat Bupati Lombok Timur ini. target waktu dan kelancaran pelakaanan pendistribusian meleset dari ekpektasi. Sebut saja, di beberapa Kabupaten sempat ada miss-landing pada segi komunikasi dan koordinasi pelaksanaannya. Sehingga hal tersebut, perlu menjadi atensi bersama agar ini tidak terulang kembali apabila ada kesempatan tambahan Bansos Beras bagi penerima PKH di NTB.

“Catatan beberapa kelemahan koordinasi kemarin, perlu menjadi atensi bersama di tingkat Dinas Sosial Provinsi/Kabupaten/ Kota serta pihak transporter. Termasuk pentingnya dukungan koordinasi semua pihak, baik SDM Pendamping, aparatur Kecamatan/Desa serta Kepolisian dan TNI turut serta mengawasinya,” Harapnya

Mengapa demikian, kata Khalik. Tujuan Pendistribusian bansos beras oleh Kemensos, untuk memenuhi ketahanan pangan bagi penerima manfaat dan mengantisipasi meningkatnya angka kemiskinan di tengah kondisi pandemi Covid 19. Seperti waktu pendistribusian telah diperhitungkan per bulan, kemudian pendistribusian pada bulan september untuk bantuam dua bulan (agustus dan september) sebanyak 30kg/KPM. Persis bertepatan dengan pelaksanaan pendalaman angka kemiskinan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di setiap Provinsi, termasuk di Provinsi NTB.

“Salah satu penyebab kenaikan angka kemiskinan adalah kebutuhan pangan. Oleh karenanya, Pemerintah Pusat melalui Kemensos menambahkan bansos beras bagi Penerima PKH,” Pungkasnya

Sementara Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Abdul Muis S.Ali menyebutkan NTB salah satu Provinsi dengan penyaluran bansos beras tercepat dari 34 Provinsi. Pertama Provinsi Bali, kedua Sulawesi Tenggara, dan ketiga NTB. Jika dilihat pada kesiapan beras bagi penerima manfaat 339.588 KPM sebanyak 15 ribu Ton. Tersedia di masing masing Gudang yaitu unit Kanwil, unit Sumbawa, Unit Bima dan Unit Lombok Timur.

“Kesiapan beras kami bahkan mencapai 17 ribu ton. Gabah 14 ribu ton. Eq Beras 9 ribu ton. Total 26 ribu ton,” Sebutnya

Ia menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak dan atas kepercayaan masyarakat mengkonsumsi beras bulog.

Pada waktu yang bersamaan, Perwakilan PT DNR I Made Sadha JP menyampaikan terimakasih atas kritikan dan saran-saran yang terungkap dalam pertemuan ini. Ia akan menyampaikan hasil pertemuan ini pada pimpinan. Pada kesempatan tersebut, ia tidak berbicara banyak, karena Koordinator Transporter NTB yang menangani Pendistribusian Bansos Beras tidak sempat hadir.

“Terimakasih atas digelarnya pertemuan ini. Semua saran dan kritikan yang terungkap, akan kami catat,” Ujarnya singkat.

Pertemuan itu dihadiri juga pengawas Bansos Pangan dari Ditreskrimsus Polda NTB, Kepala Dinsos Kabupaten/Kota, Pimpinan Cabang Bulog Kabupaten/Kota dan Pilar Sosial.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Bupati Dompu Akan Gelar Safari Ramadhan 1442 H

DOMPU, PELITANEWS – Bupati Dompu dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu akan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan ke semua Kecamatan di Kabupaten Dompu. Hal ini ditegaskan...

Pemda Dompu Jamin Pelayanan Publik Dibulan Ramadhan Berjalan Lancar

DOMPU, PELITANEWS - Dalam rangka menjamin pelayanan publik selama bulan ramadhan tahun 2021 Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu mengeluarkan surat edaran, senin (12/4). Surat edaran...

Pasar Ramadhan Esot Resmi Dibuka

LOMBOK TENGAH, PELITANEWS - Pasar Ramadhan Esot 2021 yang diselenggarakan oleh Remaja Masjid Nurul Yaqin Esot, Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah secara resmi...

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1442 H/2021

DOMPU, PELITANEWS - Umat Muslim mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan perdana hari ini, Selasa (13/4). Penting untuk memperhatikan jadwal imsak dan Subuh agar puasa...
error: Content is protected !!