25 C
Mataram
Minggu, April 11, 2021
Indonesia
1,562,868
Total Kasus
Updated on 11/04/2021 07:02
Beranda Opini Mari Menanam Untuk Bumi Nggahi Rawi Pahu

Mari Menanam Untuk Bumi Nggahi Rawi Pahu

Oleh:
Ardi Firdiansyah
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Univ.Muhammadiyah Malang

Musim hujan kebanjiran, musim panas kekeringan, begitulah yang sering di rasakan masyarakat Indonesia. Terkhusus masyarakat Dompu, dimana pada musim hujan kali ini bumi “Nggahi Rawi Pahu” sedang menangis, luapan banjir hampir mengenang seluruh pelosok bumi dengan sejuta jagung itu, dulu sebelum masyarakat Dompu belum mengenal tanaman jagung hanya sebagian wilayah saja yang menjadi langganan banjir.

Sebut saja Kelurahan Bali Satu, Kelurahan Simpasai, Kelurahan Kari Jawa, Kelurahan Kandai Satu Kelurahan Kandai Dua dan Kelurahan Monta Baru, itupun tidak datang setiap musim hujan, saat intensitas hujannya tinggi saja wilayah tersebut tergenang banjir.

Namun kita ceritanya berbeda, ketika hujan turun di beberapa wilayah di Dompu jagat media di hebohkan dengan kedatangan banjir yang memporak-porandakan rumah, ternak dan lahan pertanian.

Baru-baru ini masyarakat Dompu di kejutkan dengan kabar tragis yang datang dari bagian Utara Dompu, vidio-vidio bersebaran di Facebook, grup wa sampai pada stori wa masyarakat Dompu.

Vidio tersebut di bumbui dengan berbagai ungkapan kekesalan, kesedihan dari masyarakat, ada yang mengkaitkan banjir dengan kehadiran program jagung masa lalu, ada juga yang mengkaitkan banjir dengan kehadiran tambang emas. Namun sedikit yang memberi solusi atas peristiwa tersebut.

Masyarakat Dompu hanya berfokus pada banjirnya saja tapi tidak fokus dengan sumber masalah dan solusi. Banjir yang terjadi di Desa Daha dan sekitarnya membuat kita berfikir bahwa ketika alam terlalu rusak maka kehancuran lah yang kita hadapi.

Terbukti hari ini kerusakan hutan di Dompu telah terlihat hampir di seluruh pelosok, bukan kah Allah menjadikan manusia sebagai Khalifah ( perwakilan tuhan ) di muka bumi ini, manusia di tuntut untuk menjaga sekalian alam. Dan Islam mengajarkan kita untuk menjaga hubungan baik dengan Allah, manusia dan alam. Namun manusia juga memiliki hasrat untuk menumpuk harta sebanyak-banyaknya, begitulah kira masyrakat Dompu saat ini.

Ketika pemerintah memberikan peluang untuk menggunakan gunung untuk di tanami jagung, mereka seolah-olah lupa untuk menyisakan sebagain hutan untuk di rawat agar bisa memberikan manfaat dan tidak membawa bencana bagi kehidupannya.

Terlihat hari ini hutan Dompu banyak di babat habis dan di tinggal begitu saja oleh masyarakat yang tak bertanggung jawab, melihat bencana banjir yang bertubi di Indonesia terkhusus Dompu hari ini. Itu merupakan tanda bahwa bumi sedang membutuhkan aluran tangan manusia yang bisa memperbaiki mereka, bumi sedang menangis dan bukan saatnya kita saling menyalahkan, saatnya kita mengambil hikmah dari bencana yang terjadi.

Mari kita menanam untuk bumi “Nggahi Rawi Pahu” Yang lebih Baik. Jangan biarkan daerah kita menjadi lautan lumpur, hari ini adalah pertanda alam sedang marah dan memberikan kabar kepada kita bahwa saat manusia menjadi wakil Tuhan yang mampu merawat mereka agar anak cucu kita bisa merasakan manfaat kedepannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Jelang Hari Jadi ke 206, Pemda Dompu Gelar Dzikir dan Do’a Bersama

DOMPU, PELITANEWS - Pemerintah Daerah (Pemda) Dompu menjelang Hari Jadi Kabupaten Dompu yang ke 206 menggelar acara Doa dan Dzikir bersama di Musholah pendopo...

Dompu Kirim 6 Pemain Muda Ke Seleksi Timnas Indonesia

DOMPU, PELITANEWS - Dompu mengirim enam pemain untuk mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia yang akan berlangsung di lapangan Yoga Parkanthi, Jimbaran, Bali, Jum’at (9/4). Enam...

Reses Tahap 1 Tahun 2021, Wakil Ketua DPRD Kunjungi Desa Basis

DOMPU, PELITANEWS – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu Muhammad Amin,S.Pd melaksanakan Reses Tahap I tahun 2021 di Desa Bara Kecamatan...

Reses I Tahun 2021, Iskandar PKS Bertekad Wujudkan Harapan Masyarakat

DOMPU, PELITANEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Dapil I Kecamatan Dompu, Pajo, dan Hu’u dari Partai Keadilan...
error: Content is protected !!