24 C
Mataram
Senin, April 12, 2021
Indonesia
1,566,995
Total Kasus
Updated on 12/04/2021 03:33
Beranda Nasional Ketua DPD RI Rakor Percepatan Mandalika dengan Menteri PUPR dan Gubernur NTB.

Ketua DPD RI Rakor Percepatan Mandalika dengan Menteri PUPR dan Gubernur NTB.

JAKARTA, PELITANEWS – Tindaklanjuti kunjungan kerja ke NTB pekan lalu, Ketua DPD RI menggelar rapat koordinasi (rakor) antara DPD RI, Menteri PUPR, Gubernur NTB dan ITDC. Rakor dimaksud untuk memastikan pembangunan Sirkuit Mandalika dan fasilitas pendukungnya dapat terbangun sesuai jadwal.

“Rakor ini penting, mengingat event MotoGP yang rencana digelar di bulan Oktober 2021, pihak Dorna sebagai lisensor akan datang ke Indonesia dua kali. Pertama di bulan Februari untuk melihat progress pembangunan Sirkuit, dan kedua, di bulan Juni untuk menentukan kelayakan Sirkuit dan fasilitas pendukungnya,” tandas LaNyalla membuka rakor.

Rakor yang digelar di rumah jabatan Ketua DPD RI itu diikuti Menteri PUPR M. Basuki Hadimoeljono, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Dirut ITDC Abdulbar M. Mansoer, Ketua Umum KADIN NTB Faurani dan sejumlah pejabat eselon I Kementerian PUPR dan para Kadis Pemprov NTB.

Sementara Ketua DPD didampingi Ketua Komite III Sylviana Murni dan Wakil Ketua Komite II Bustami Zainudin dan Senator dapil NTB Sukisman.

Ditambahkan LaNyalla, di tahun 2021 Indonesia mempunyai dua event internasional sport tourism, yaitu Piala Dunia Sepakbola U-20 dan MotoGP Series di Mandalika.

“Untuk event Piala Dunia U-20, FIFA sudah selesai melakukan verifikasi stadion. Di Jakarta, Palembang, Surabaya, Solo dan Bali. Nah sekarang tinggal Sirkuit Mandalika. Makanya harus dipastikan lulus verifikasi dari Dorna,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur NTB dalam paparannya menyampaikan beberapa hal yang mendesak untuk direalisasikan kepada Kementerian PUPR, terkait konektivitas dan infratruktur Mandalika.

Di antaranya peningkatan jalan akses dari Pelabuhan Gili Mas menuju Mandalika, penambahan jalur jalan akses MotoGP dan penyediaan air baku Mandalika.

“Selain itu, ada dua pembangunan kawasan penunjang sebagai potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan. Yaitu pembangunan jalan daerah potensial di Kabupaten Sumbawa dan pengembangan infrastruktur di Kabupaten Bima ke Labuan Bajo,” urai Zulkieflimansyah.

“Karena ini bisa untuk sport tourism kalau kita menggelar event sepeda Tour De Labuhan Bajo-Sape-Bima-Mandalika,” tambah Gubernur Zulkieflimansyah.

Menanggapi beberapa usulan dan masukan terkait Mandalika, Menteri Basuki meyakinkan bahwa anggaran untuk Mandalika yang sudah dipatok pemerintah sebesar Rp. 1,7 trilyun tidak dialihkan dan tidak terkena refocusing.

“Memang agak melambat karena pandemi saja. Anggarannya ada dan aman. Jadi tinggal dipercepat kerjanya saja,” ungkap Basuki.

Sementara menyangkut usulan dari Gubernur terkait peningkatan kawasan pendukung dan konektivitas, kementerian PUPR akan memperhatikan dan mengalokasikan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Banjir Sudah Menelan Biaya Rp.57 Milyar, Gubernur Ajak Masyarakat NTB Membangun Kesadaran Menjaga Kelestarian Hutan

MATARAM, PELITANEWS – Sejak banjir di Kota Bima tahun 2016 lalu BPNB Untuk Kota dan Kabupaen Bima telah mengeluarkan biaya tidak kurang 57 Milyar....

Pastikan Lingkungan Pasar Wajib Masker, Polsek Pujut Tak Henti Bagikan Masker

Lombok Tengah, PELITANEWS - Dalam rangka memastikan lingkungan pasar menjadi kawasan wajib masker, personel Polsek Pujut, Polres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat tidak...

Relawan Sahabat Odi Kolaborasi dengan Rumah Zakat serta RKP NTB bagi Paket Pendidikan, Dan Pendampingan Anak Korban Banjir Bima

BIMA, PELITANEWS - Kesatua Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) NTB , Rumah KAMMI Peduli NTB, Relawan Sahabat ODI, Rumah Zakat, Rumah KAMMI Peduli Sumbawa dan...

Jelang Hari Jadi ke 206, Pemda Dompu Gelar Dzikir dan Do’a Bersama

DOMPU, PELITANEWS - Pemerintah Daerah (Pemda) Dompu menjelang Hari Jadi Kabupaten Dompu yang ke 206 menggelar acara Doa dan Dzikir bersama di Musholah pendopo...
error: Content is protected !!