30.5 C
Mataram
Selasa, Mei 18, 2021
Indonesia
1,744,045
Total Kasus
Updated on 18/05/2021 17:09
Beranda NTB Banjir Sudah Menelan Biaya Rp.57 Milyar, Gubernur Ajak Masyarakat NTB Membangun Kesadaran...

Banjir Sudah Menelan Biaya Rp.57 Milyar, Gubernur Ajak Masyarakat NTB Membangun Kesadaran Menjaga Kelestarian Hutan

MATARAM, PELITANEWS – Sejak banjir di Kota Bima tahun 2016 lalu BPNB Untuk Kota dan Kabupaen Bima telah mengeluarkan biaya tidak kurang 57 Milyar. Dana sebesar itu digunakan untuk pembibitan dan penanaman pohon.

“Bahkan telah menanam sejak tahun 2017 lebih dari 2 juta-an pohon!ya lebih dari 2 juta pohon untuk Bima saja” Kata Gubernur NTB.

Untuk itu Gubernur NTB, Dr.Zulkieflimansyah,M.Sc mengaku bahwa semakin sadar betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terutama menjaga hutan kita agar tetap hijau dan asri.

“Banyak yang memberikan pendapat agar kita segera menghijaukan hutan-hutan kita yang gundul akibat alih fungsi dan adanya pembalakan liar” tuturnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa kesadaran lebih utama dari menghijaukan hutan dan menanam pohon, karena dengan menghijaukan dan menanam pohon sementara tidak diikuti dengan kesadaran untuk merawat maka tidak akan ada artinya.

“Saya kira, menghijaukan hutan dan menanam kembali pohon-pohon tak akan banyak artinya kalau kesadaran kita semua untuk menjaga, memelihara, dan merawat hutan itu kecil” tegasnya.

Gubernur kembali menegaskan bahwa jika masyarakat NTB menginginkan hutan yang hijau, solusinya bukan semata pada menanam pohon, tetapi pada kesadaran untuk menjaga hutan.

“Jadi kalau kita ingin hutan kita tetap kembali hijau, persoalannya bukan semata pada menanam pohon karena kita ternyata sudah banyak menanam tapi juga pada kesadaran kita untuk menjaga dan memlihara apa yang sudah kita tanam itu” tambahnya.

Diakhir Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kembali kesadaran tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan dan hutan mulai dari lingkungan yang terkecil.

“Ayo dari lingkungan kita yang terkecil, dari dusun dan desa-desa kita kesadaran ini kita munculkan kembali, menjaga dan melestarikan lingkungan dan hutan kita bukan hanya kewajiban tetapi sudah harus menjadi kebutuhan kita bersama” Tutup Gubernur pada catatannya.

Catatan yang ditulis Doktor Zul dalam facebook miliknya tersebut mengundang respon dari masyarakat dari berbagai kalangan yang bisa menjadi masukan berharga bagi pemerintah dalam menghadapi semakin gundulnya hutan dan kesadaran masyarakat tentang menjaga kelestarian hutan.(np)

 14 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Optimisme Kearsipan Provinsi NTB dalam HUT ke-49 Gubernur NTB

MATARAM, PELITANEWS - Hari Kearsipan Nasional diperingati hari ini, Selasa 18 Mei 2021. Di saat yang sama Provinsi Nusa Tenggara Barat juga memperingati 49...

Tingkat Kehadiran Masuk Kerja Hari Pertama PNS Pemprov NTB 98 Persen

MATARAM, PELITANEWS - Tingkat kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada seluruh Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB pada hari pertama masuk kerja, Senin (17/5/2021)...

Demi Keselamatan, Iptu Rita Tindak Tegas Masyarakat yang Langgar Aturan Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan

LOMBOK BARAT, PELITANEWS – Perayaan peringatan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah beberapa hari yang lalu di Provinsi Nusa Tenggara Barat berjalan kondusif. Hal...

MUI, PD Muhammadiyah, PD NW dan Tokoh Agama Silaturahmi ke Kapolres Sumbawa

SUMBAWA BESAR, PELITANEWS - Lebaran Tahun ini menjadi momentum spesial antara Ulama dan Umaro serta Penegak Hukum di Kabupaten Sumbawa. Hal ini menjadi ajang...
error: Content is protected !!